Tuesday, January 28th, 2014 @ 3:28PM
Beberapa media online menggambarkan situasi
keamanan di Puncak Jaya cukup mencekam. Hal ini dikarenakan adanya pemberitaan
tentang kontak tembak pada tanggal 23 Januari 2014 lalu yang mengakibatkan 2
anggota kriminal bersenjata tewas dan gugurnya satu orang anggota TNI. Terlebih
lagi muncul pemberitaan yang tidak bertanggung jawab tentang adanya
operasi gabungan TNI-Polri yang melakukan penangkapan salah seorang anggota
kelompok kriminal di gereja KIDI, Kampung Dondobaga, Distrik Mulia, Puncak Jaya
minggu (26/1) kemarin. Dalam pemberitaan tersebut TNI dikatakan menganiaya
warga di gereja KIDI. Hal ini sama sekali tidak benar, memang ada pemeriksaan
warga setelah ibadah yang dilakukan diluar area gereja. Setelah kegiatan agama
selesai jemaat keluar dan dilakukan pemeriksaan yang dipimpin oleh Waka
Polres Puncak Jaya Kompol Yohanes Hadud dan diberikan pengarahan
kepada jemaat bahwa ada orang bersenjata masuk ke dalam gereja bersembunyi.
Setelah diadakan pemeriksaan ada satu orang yang dicurigai dan sembunyi didalam
gereja. Setelah dilakukan penangkapan, aparat TNI-Polri membawa
anggota kelompok kriminal bersenjata tersebut kedepan
atau dihadapan masyarakat, kemudian menanyakan kepada penduduk kampung apakah
kenal dengan orang yang ditangkap dan tidak ada satu orangpun yang kenal.
Adapun Jemaat yang hadir dalam mengikuti
ibadah tersebut adalah Kepala Kampung Dondobaga atas nama Lasarus Wanimbo dan
Gembala Gereja Dondobaga, kemudian aparat memberikan pengarahan terhadap para
Jemaat tentang tugas yang sedang dilaksanakan aparat keamanan. Untuk
selanjutnya anggota kelompok kriminal bersenjata itu di bawa aparat keamanan
untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jadi tidak benar adanya tindak kekerasan
terhadap masyarakat yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri dalam peristiwa
penangkapan tersebut.
Apapun kegiatannya, kelompok kriminal
bersenjata tidak dibenarkan dan jelas melanggar hukum di NKRI. Dengan patroli
keamanan gabungan ini diharapkan kondisi keamanan akan stabil dan distribusi
bahan pokok ke wilayah puncak jaya akan lancar, harga kembali stabil dan
bermuara kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat diharapkan lebih jeli dalam melihat
atau membaca berita sehingga kondisi keamanan di Puncak Jaya akan lebih baik.
Jangan langsung percaya dengan berita yang muncul di media terlebih lagi media
online atau melalui sms-sms gelap yang meresahkan warga. Informasi atau
pemberitaan yang tidak jelas ini terjadi karena ada kelompok-kelompok
yang mempolitisir situasi dan menginginkan kondisi tidak aman ini terus terjadi
di Puncak Jaya untuk kepentingan kelompok mereka. TNI-Polri berkomitmen akan
terus menciptakan keamanan dan akan menumpas kelompok kriminal bersenjata yang
terus membuat teror terhadap masyarakat. Komitmen ini tidak hanya untuk daerah
Puncak Jaya tetapi berlaku diseluruh daerah di bumi Cenderawasih.(B.I)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar